Saturday, December 28, 2013

Tempe salah satu sumber gizi yang terbaik.


       Banyak jenis makanan yang olahan dari kacang kedelai dan salah satunya ialah tempe. Tempe adalah makanan hasil olahan dari kacang kedelai yang melalui proses permentasi, tempe diolah melalui proses perendaman, pengupasan dan proses permentasi sehingga dapat menghasilkan jamur (Rhizopus Oligosporus). Disaat sekarang ini tempe adalah makanan umum yang di konsumsi di masyarakat kita, selain di goreng tempe dapat diolah menjadi aneka kuliner yang sangat lezat. Makanan tradisional ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, selain enak tempe ini merupakan makanan yang sangat bergizi, seperti yang di lansir oleh World’s Healthiest Foods dalam 113,40 gram tempe terkandung banyak nutrisi yang menguntungkan bagi tubuh manusia, antara lain, mangan (73%), protein (41,2%), tembaga (30,5%), fosfor (28,6%), vitamin B2 (23,5%), magnesium (21,5%), kalori (12%) dan serat. Kandungan yang terdapat di tempe banyak bermanfaat bagi tubuh manusia, nutrisi yang terkandung dapat juga memperbaiki metabolisme dalam tubuh manusia.
Mari kita bahas manfaat dari tempe.

Manfaat Tempe.
1.      Sumber Protein.   Tempe merupakan makanan olahan yang tebuat dari nabati, walaupun terbuat dari nabati (kacang kedelai) tapi kandungan protein yang terkandung dalam tempe setara dengan kandungan protein hewani. Kandungan protein dalam tempe mencapai 41% setara dengan kandungan yang terdapat pada daging. Namun  kandungan yang terdapat pada daging mempunyai kandungan kolestrol jahat dan tidak bisa menurunkan kolesterol dalam darah. Berbeda halnya dengan tempe, protein dalam tempe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Jadi tempe walaupun makanan tradisional dan ketinggalan jaman tapi tempe banyak dipilih sebagai bahan makanan pengganti daging yang lebih sehat.
2.     Mencegah Kanker (Cancer).    Selain sebagai pengganti protein hewani, tempe bermanfaat mencegah kanker. Serat dalam tempe dapat berguna memperbaiki kerja usus dan dapat mengikat racun penyebab kanker serta membuangnya dari dalam tubuh. Racun yang telah terikat tersebut tidak dapat merusak sel usus besar, sehingga usus besar terhindar dari resiko serangan Kanker usus. Tidak hanya itu, tempe juga dapat mengurangi resiko kanker payudara dan kanker prostat, hal tersebut dikarenakan isoflavon yang terkandung dalam tempe secara alami dapat menekan racun-racun yang ada dalam tubuh.
3.     Sumber Vitamin.    Tempe adalah sumber vitamin B yang berguna untuk metabolisme sel darah merah, salin itu tempe juga baik untuk meningkatkan kesehatan kulit dan otot, meningkatkan kekebalan dan fungsi syaraf dan mencegah anemia.
4.     Sebagai Antioksidan    Antioksidan yang terkandung dalam tempe terjadi saat disentesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Microcorrus Leteus dan Coreyne Bacterium . Antioksidan ini merupakan senyawa yang berfungsi menghambat penuaan dini. Isoflavon sebagai Antioksidan yang terdapat dalam tempe dapat mengatur Esterogen, yang dimana dapat mengurangi rasa panas di badan dan rasa tidak nyaman pada wanita Monopause.
5.     Menstabilkan Gula darah.    Kandungan protein dan serat yang terdapat dalam tempe mampu mencegah naiknya kadar gula darah. Penderita diabetes biasanya beresiko mengalami aterosklerosis (radang pembuluh darah) yang berpengaruh dengan penyakit jantung.
       Jadi mulai sekarang jangan ragu untuk mengkonsumsi tempe, walaupun harganya murah, makanannya “wong ndeso”, tetapi tempe merupakan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita, selain itu kita juga harus bangga karena makanan bergizi ini asli buatan Indonesia.Senyum sambil berkedip

0 comments:

Post a Comment